Blogger Widgets
NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVEL MAJALENGKA

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 06 Maret 2015

TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI


Bentuk wilayah TN Gunung Ciremai cenderung melonjong, dengan sumbu panjang nyaris tepat di arah utara-selatan, dan dengan tiga tonjolan memanjang serupa tanjung di arah utara, barat, dan barat daya. Wilayah ini berada di antara garis-garis bujur 108°21'35"—108°28'00" BT dan garis-garis lintang 6°50'25"—6°58'26" LS. Topografinya sebagian besar bergelombang (64%) dan curam (22%), bergunung-gunung, dengan puncak tertinggi pada ketinggian 3.078 m dpl.
Kawasan TNGC ini sebagian masuk wilayah Kabupaten Kuningan (8.931,27 ha), dan sebagian lagi di wilayahKabupaten Majalengka (6.927,9 ha). Namun luas kawasan TNGC yang sah secara hukum dan sesuai dengan SK Menhut adalah ± 15.500 Ha. Di sebelah utara kawasan hutan ini berbatasan dengan wilayah Kabupaten Cirebon; sementara batas-batasnya di sisi timur terletak di kecamatan-kecamatan Cilimus, Jalaksana, dan Kramatmulya. Di selatan, batas-batas ini berada di wilayah Cigugur, Kadugede, Nusaherang, serta Darma; di barat berada di wilayahMajalengka.

CURUG SEMPONG






Tempat ini bernama Curug Sempong. Warga sekitar biasa menyebutna Cisempong. Curug Cisempong terletadi di Blok Bualega Desa Sidamukti Kecamatan Majalengka. Kira-kira terletak 5 KM dari pusat Kota Majalengka dan tak jauh dari Area Paralayang Gunung Panten. Dinamakan Sempong karena berada di aliran sungai Cisempong, dan juga bentuk air terjun yang ‘nyempong’ atau menjorok di tebing bebatuann.
Akses menuju Curug Cisempong mudah, rutenya sama menuju area paralayang Gunung Panten, namun setelah lapangan bola Sidamukti, ada peternakan ayam, belok kiri menuju Blok Buahlega atau Sirkuit Grasstrack Martaguna. Bila sudah sampai sirkuit bisa bertanya kepada warga, karena tidak ada patok arah menuju kesana. Disarankan menggunakan kendaran roda dua agar, tidak terlalu jauh berjalan kaki menuju lokasi curug, karena parker kendaran roda dua lebih mudah dan dekat.
Waktu yang tepat mengunjungi curug ini pada musim kemarau atau tidak sedang hujan dikarena air curug menjadi lebih jernih. Dan bila hendak berenang, maka pengunjung disarankan sudah pandai berenang karena kolam alamai di curug sempong sangatlah dalam.